Tapi Aku Sayang

1702 Kata

"Sheren … dengarkan aku dulu!" Abdi terus mengejar dan berusaha menjangkau Sherena yang tidak mau berhenti sedikitpun. Meski nafasnya sudah putus-putus dipaksa berlari dari lantai atas hingga dasar, itu tidak mengurangi kekuatan Abdi untuk mendapatkan Sherena. "Lepaskan aku! Aku ingin pulang!" sergah Sherena seraya meronta ketika Abdi berhasil menggapai pergelangan tangannya. "Aku nggak bakalan lepasin kamu sebelum mendengarkan penjelasan dariku!" Tidak peduli dengan permintaan Sherena, Abdi meraih istrinya itu ke dalam sebuah pelukan yang begitu erat. "Kamu salah mengerti. Dan tolong beri aku waktu dan kesempatan untuk menjelaskan ini semua." Sherena menggeleng. "Aku mau pulang." "Iya, kita pulang. Tapi jangan pulang sendiri. Bukannya tadi kamu sudah janji untuk makan siang be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN