Ada yang sedikit berbeda dari Sherena malam ini. Biasanya ia mengenakan kemeja kelonggaran dan celana jeans pendek di rumah, kini ia mengenakan mini dress dibawah lutut, dengan lengan pendek. Terlihat sangat feminim, terlebih lagi ia berjalan begitu anggun. Dalam hati Sherena lumayan gamang karena harus menggunakan pakaian yang selalu dibelikan sang ibu untuknya. Tapi, tidak pernah terpakai karena ia lebih suka kemeja dan celana jeans. Perlahan ia menuruni satu persatu anak tangga untuk menemui Evan yang katanya ada di ruang tamu. "Itu Sherena. Saya berharap kalian bicara cepat, kami ingin makan malam," tutur Reihan. Begitu melihat Sherena sudah berada di dekat mereka. Pria lima puluh lima tahun itu juga menutup koran yang ada di tangannya, bangkit dan mendekati Sherena. "Cepat sedikit

