Permintaan maaf

2402 Kata

Keke menghela napas panjang. Tidak tau kalau urusan tempo hari membuat keluarga besarnya khawatir dengannya. Padahal dia baik baik saja dan stay dikamar nonton drama korea. Diana bahkan tidak memperbolehkan gadis itu mengunci kamar, takut Keke macam macam. Cakra juga selalu mengecek keadaan Keke setiap beberapa jam. "Yahh! Keke tuh ngga kenapa kenapa astagaa" Cakra yang berdiri diambang pintu sembari memegang knok pintu tersenyum. "Kalo kenapa kenapa udah panik Ayah" kata pria itu. "Sana Yah main golf sama Papa Gery, udah ditungguin tuh didepan sama Papi Reno juga" kata Evrin sembari memeluk laptop miliknya dan masuk ke dalam kamar Keke. Cakra memeriksa arloji yang melingkar ditangan kanannya. "Jam segini main golf" sungut pria itu melihat jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. "Ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN