Kembali ke Kerajaan

888 Kata

Acacia berdiri di jendela kamarnya membuat terpaan angin menampar wajahnya, lembut. Ia memejamkan matanya, menikmati angin sore. Ia mengingat kisah kehidupan, kehidupan yang awalnya biasa-biasa saja menjadi hal yang luar biasa tak terduga. Perubahan hidupnya yang membawanya hingga sekarang meninggalkan kesan tersendiri. Ia bahagia bisa bersama Jullian, matenya. Lelaki dingin nan kejam itu telah merubah segalanya, sejak mereka bertemu. Tapi dibalik sifatnya itu, ia memiliki sisi manis tersendiri yang bisa membuat hatinya menghangat akan sikap lembut dan romantisnya. Sekarang, ia juga dipertemukan oleh kakeknya, betapa bahagianya dirinya. Tapi, ia masih merasa kurang. Acacia sangat ingin bertemu dengan ibunya, yang katanya tengah ditahan di kerajaan iblis. Ayahnya? Dari yang ia dengar, a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN