Suasana di dalam Lift terasa begitu canggung. Semenjak Damian menarik tangan Kiara untuk masuk ke dalam lift tadi, suasana mendadak menjadi sunyi. Walaupun sesekali Damian berdehem namun tetap saja tak bisa. "Kia!" panggilan Damian mengejutkan gadis itu. Kia dengan gugup melirik ke sampingnya dan mendapati Damian juga menatap ke arahnya. "Y--ya?" "Apa jika aku tak bilang padamu perasaanku, kau akan menuruti apa kata Nia?" Kia tercenung. Ia kesusahan meneguk salivanya. Hatinya berteriak tidak akan, tapi mulutnya tak sanggup meneriakkan itu. "Mu--mungkin." jawab Kia yang masih gugup. "Tapi jika aku katakan jangan pergi menemui laki-laki itu, apa kau juga mau menurutiku seperti kau menuruti ucapan Nia?" Kia semakin dibuat diam. Ia tak tahu harus menjawab seperti apa. "Kia?" "Hmmm. Damia
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


