Bagian Terakhir

2393 Kata

ANNA Dirvan is such a f—dang it! Mau apa lagi sih dia? Aku menatap Gio yang masih terlihat marah, lalu bahu nya melemah dan aku mendengarnya menghela nafas sebelum menyodorkan ponsel itu kepadaku. "Go on!" Ucapnya acuh lalu mengacuhkan aku dengan ponsel yang bergetar di tangan. Geteran ponselku berhenti namun detik kemudian kembali bergetar dan nama Dirvan masih tertera disana. Gio melirikku sebentar sebelum beranjak di sofa. Namun aku dengan cepat menangkap lengannya dan menatap matanya yang coba menyembunyikan sesuatu. Aku tersenyum ke arahnya dan melempar ponsel ku ke sofa lain. "Lo ga ngangkat?" Keningnya berkerut saat melihatku tidak mengacuhkan ponselku yang masih bergetar. "Nope!" Jawabku lalu menariknya untuk kembali ke sofa kami. "B-but." "Sssh, banyak omong deh!" aku mel

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN