T 56 "Tidak kuduga, kita akan bertemu di sini," ungkap Carver Lie, putra bungsu Shen Lie. "Aku lihat fotomu dan baru mau nanya ke Charlie. Dan kamu langsung muncul," sahut Marcellino. "Di mana dia sekarang?" "Sydney. Jadi asistenku." Carver manggut-manggut, kemudian mengajak rekannya saat kuliah pascasarjana di Singapura, untuk duduk di sofa hitam berbentuk huruf L. "Kamu, sejak kapan tinggal di sini?" tanya Carver. "Aku hanya berkunjung, bukan menetap. Hampir sebulan aku di sini," terang Marcellino. "Kamu bukannya dulu di Canberra?" desaknya. "Ya. Tapi sejak beberapa bulan lalu aku pindah ke sini untuk menemani Papa. Beliau tinggal sendirian. Kuajak ke Canberra, beliau nggak mau." "Bisnismu, gimana?" "Masih berjalan. Sebulan sekali aku ke Canberra. Selebihnya orang-oran

