123. Cinta Tak Sampai

1001 Kata

Lorenza yang berdiri memperhatikan Edward dan Felix dari luar kerangkeng, langsung bergerak cepat mengeluarkan pistol di sisi pahanya, menembaki anak buah Edward Suter, meski tembakannya meleset, tidak membunuh satu orangpun. Lorenza memang diam-diam baru-baru ini saja latihan menembak agar ia bisa menjadi mata-mata andalan Felix. Pist0l yang Lorenza gunakan juga ia beli tanpa mengerti spesifikasinya dari seseorang di pasar gelap Amalfi. Namun gadis itu sangatlah amatir memegang senjata. Lorenza berhasil membuat perut pengawal Edward dalam kerangkeng mengucurkan darah, segera gadis itu meraih gantungan kunci dalam genggaman tangan sang pengawal, namun Edward menjegal kaki Lorenza yang bersepatu tumit tinggi hingga gadis itu terjatuh terduduk lalu terjerembab pada lantai dan gantungan kun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN