Brakkk!! Arkada masih terkejut, belum sempat bereaksi atau mengumpat, tengkuknya sudah dicekal kuat dari belakang dan detik berikutnya tubuhnya pun melayang jatuh ke sudut ruangan setelah membentur dinding. "Sekali lagi kau sentuh istriku, maka aku tak akan segan menguburmu hidup-hidup!" ancam Hvitserk yang membuat pupil Arkada terbuka lebar sangat emosi begitu menyadari pria di hadapannya. Hvitserk melepaskan jubahnya dan memakaikan pada tubuh Erika yang gaunnya berantakan akibat perbuatan Arkada. Hvitserk segera membawa Erika keluar dari ruangan, meninggalkan Arkada semakin mengger4m marah, meninju lantai dengan gigi gemelatukan, "Lihat saja kalian semua! Aku akan membalas berkali lipas dan membuat para wanita kalian merangkak memohon di bawah kakiku!" "Maaf, tadi aku menghubung

