28. Serangan Mendadak

1158 Kata

    “Mati kalian semua, mati!” teriak Nita. Matanya melotot, gigi-giginya saling menggesek menyuarakan gemeletuk keras. “Fel, Al, gue takut.” Wajah Lisa pucat, sedangkan aku dan Alisa memegangi kuat-kuat kedua tangan Nita yang terus bergerak-gerak, tenaganya kuat seperti laki-laki. “Lis, coba lo telpon Arman atau Roy, deh, kabarin suruh cepet pulang. Nita ngamuk!” perintahku pada Lisa, kami sudah tidak kuat lagi menahan Nita agar tidak berbuat ulah atau melakukan kerusakan. Lebih parah lagi, Nita bisa saja menyakiti kami semua. “Lepasin!” seru Nita berang. Matanya memerah. “Lepasin saya. Atau kalian saya bunuh!” “Nita, sadar, Nit. Ini gue, Alisa.” Alisa berusaha menyadarkan Nita, ditepuk-tepuknya bahu sahabat satu gengnya itu. namun, bukannya sadar. Nita semakin menjadi. Tenaga Nita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN