Curhat, Klub Dan Pertemuan kedua

2426 Kata

“Kau kenapa? Sejak tadi aku perhatikan tersenyum sendiri. Kau sudah gila?” Ucapan Jessie membuyarkan lamunan Emily yang berbaring di ranjangnya sambil memeluk boneka Keroppi lalu ia kembali fokus mengecat kuku kakinya dengan warna merah walau sesekali melirik gelagat Emily seperti orang sedang jatuh cinta. Tanpa ragu Emily mengangguk. “Ya, sedikit.” Senyumnya mengembang dan makin membuat Jessie penasaran. Jawaban Emily membuat Jessie spontan menghentikan aksinya, kembali menatap Emily. “Pada siapa kau jatuh cinta?” Tuduhnya tanpa basa basi. Ini kali pertama melihat Emily bersikap tidak sewajarnya. “Apa kau sudah menjalin hubungan lalu…” Sudut bibirnya terangkat ke atas. “s*x?” Sebuah kata yang paling menarik, kata yang ia tunggu dari mulut Emily. Jessie berharap Emily menceritakan hubu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN