Happy reading Bryan melebarkan langkahnya memasuki kamarnya. Sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah senyuman sesaat namun, redup lagi ketika dia melihat istrinya yang murung. Dia merasa ada sedikit perasaan yang bersalah di dalam hatinya. Pria itu mendekati gadis itu. Dia berdiri di balkon dengan posisi menghadap ke teras. Bryan yakin bahwa dia sedang bersedih. Begitu dia mendekat dengannya, Bryan mengulurkan tangannya dan menarik Miley ke dalam pelukannya. Karena terkejut, Miley tersentak. Sudut matanya melirik ke arah Bryan tetapi dia membiarkan pria itu memeluknya namun, dia menolak untuk berbicara. Tiba-tiba pikiran pria itu menerawang ketika keluarga Marioline menentang pernikahannya dengan gadis yang ada di dalam hidupnya. Dia ingat jelas bahwa mereka memperlakukanny

