"Duduk sini Khai.." Khai tersadar dari lamanunannya ketika papanya menyuruhnya untuk duduk. Mungkin Khai sudah waktunya untuk kembali pada kenyataan yang ada. Ibunya sudah tidak ada lagi di sampingnya dan sekarang ialah yang harus berjuang sendiri agar bisa hidup di rumah ini. "Gimana sekolahnya? Semuanya baik-baik aja kan?" tanya Papa Khai lagi. "Iya pa.. Baik kok, papa gak perlu Khawatir." Khai mulai meletakkan lauk yang ingin ia makan ke atas piringnya. Ia menoleh ke arah Risma yang ada di depannya. Risma juga sekarang sedang menatap Khai. "Khai.. kamu kapan ada waktu luang? papa mau ngajak kamu untuk ke perusahaan lagi. Papa mau kamu lebih mengenal dunia kantor. Karena kamu yang akan meneruskan perusahaan nantinya. Papa gak mau ada kesalahan yang kamu buat karena kamu masih be

