Pertanyaan dari Lamia membuat Khai diam untuk sesaat. Tatapan dingin Lamia membuat Khai tidak bisa untuk membuka suaranya. "Maksud pertanyaan Lo apa?" Tanya Khai balik. Lamia menundukkan kepalanya untuk sesaat. Ia menghela napas panjang. Lamia mencoba untuk menyadarkan dirinya. Ia tidak boleh bersikap seperti ini. Seharusnya Lamia harus ikut senang dengan satu langkah kesusksesan Khai. Tidak seharusnya ia malah seperti ini. Lamia pun kembali menegakkan kepalanya. Ia memberikan senyumannya kepada Khai. "Tadi lo mau ngajak gue bicara kan? Yok bicara di luar aja," tutur Lamia. Lamia berdiri dari duduknya dan berjalan mendahului Khai. Lamia membawa Khai menuju tempat mereka berdiskusi berdua. Dimana tidak ada seorang pun yang akan mendengar pembicaraan mereka. Taman belakang sekolah.

