Kamar Khai di ketuk oleh seseorang yang Khai yakini adalah salah seorang pelayanannya. Khai pun bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju pintu. Ia membuka pintu kamarnya dan benar saja. Seorang pelayan menundukkan kepalanya ketika melihat Khai. "Ada apa?" Tanya Khai langsung. Pelayan tersebut menyerahkan semua kertas kepada Khai. Khai menerima kertas tersebut. "Ini jadwal belajar tuan dari nyonya," ucap pelayan tersebut. Khai hanya bisa menghela napas berat. Setelah menerima itu, Khai kembali masuk ke dalam kamar. Ia meletakkan kertas tersebut di atas meja miliknya. Khai duduk di kursi meja belajar dan mulai membaca jadwal belajar yang sudah dibuatkan untuk dirinya. Saat ini senyuman di wajah Khai sudah tidak bisa tercipta. Jadwal yang ada di kertas tersebut membuat Khai tidak bisa

