BAB 6

650 Kata
"setelah 1 tahun pernikahan ayo kita bercerai. saya akan membiayai sekolah dan juga kuliahmu serta memberimu uang lebih setelah kita bercerai. dan selama setahun ini kita tidur dikamar terpisah. aku tidak akan menyentuhmu dan kamu jangan pernah mencampuri urusanku . kalau ada yang tahu kita tinggal 1 rumah kamu harus mengaku sebagai sepupuku bagaimana.? deal?? ujar reza pada indri "oke deal.! aku sangat setuju". jawab indri dengan semangat 45 karna ia merasa sangat senang akhirnya ia masih bisa bebas meskipun ia sudah menikah. "oh iya , maaf aku lupa memberimu makan. 2 hari ini pembantuku libur karna ibunya sedang sakit, mungkin mulai besok dia sudah kembali. oh iya, kamu mau makan apa.? biar saya delivery aja " ucap reza sambil mengeluarkan hp nya dari sakunya. "tidak usa kak, saya sudah kenyang" ucap indri menolak "apa kamu bisa masak? " jawab reza ingin tahu. "ya sedikit, kadang aku membantu ibuku memasak" jawab indri dengan jujur "tolong masakkan untukku. aku sudah sangat lapar. carilah bahannya dikulkas aku tunggu disini. " ucap reza meminta tolong indri pun segera menghabiskan susunya setelah itu iya segera berjalan menuju dapur .ia membuka kulkas mengambil telur, daun bawang dan wortel. setelah itu ia memakai celemek yang ada di gantungan pojokan. ia mengambil wadah terus mencuci wortel dan daun bawang kemudian ia mengurusnya kecil-kecil . setelah itu ia memecahkan telur dan mengocok nya dengan irisan wortel dna daun bawang ,tidak lupa menambahkan garam, merica bubuk dan penyedap rasa. reza memperhatikan punggung indri yang sedang memasak dengan cekatannya, ia pun tersenyum saat indri menggoreng masakannya, bau nya tercium sangat harum dan itu membuat perut reza semakin lapar. tidak berapa lama indri menaruhsepiring omelet di meja makan tepatnya di depan reza lengkap dengan sendok ,garpu dan saus tomat. reza pun segera menyantapnya. "auw ssshhhhhhh hah hah hah" keluh reza sambil mengibaskan tangannya di depan mulutnya . "kenapa kak.? " tanya indri dengan panik "panas" jawab reza yang masih mengibaskan tangan di depan mulutnya. "hati-hati kak, pelan-pelan dong makannya .nih minum" ucap indri sambil menyodorkan gelas yang berisi air putih. reza pun mengambil nya dan lansung meminumnya "kamu enggak makan.? " tanya reza yang melihat indri hanya menungfuinya makan. "enggak mas, aku sudah kenyang " tilak indri sambil tersenyum "ayo makan, kamu kan belum makan. Aaaa! ucap reza sambil menusk omelet dan mengarahkan ke mulut indri dan menyuruhnya membuka mulutnya. indri pun terpaksa menerima suapan reza. indri mengunyah nya sambil menunduk, wajahnya memerah menahan malu karna ini pertama kalinya ia makan disuapi oleh seorang laki-laki. "masakanmu enak" puji reza tiba-tiba "makasih kak" jawab indri sambil tersenyum setelah reza selesai makan, indri mencuci piring dan membersihkan meja makan beserta dapur. sementara reza menonton TV di ruang tengah. selesai bersih-bersih indri bermaksud kembali kekamarnya namun lampu tiba-tiba padam. " KAK.. KAK REZA..! TOLONG INDRI," teriak indri hampir menangis "ada apa.? tanya reza saat sudah di depan indri menggunakan senter ponsel dan melihat indri sedang berjongkok di samping tangga. "aku takut gelap, hiks... " jawab indri sambil menangis dan memeluk reza. "ada aku, jangan menangis lagi" jawab reza sambil membalas pelukan indri. "apa kamu mau tidur. ? tanya reza dan indri menganggukkan kepalanya .reza pun mengantar indri ke dalam kamarnya dan membaringkan ke tempat tidur lalu menyelimuti nya. "jangan pergi, aku takut..! ini pertama kalinya aku disini ". jawab indri saat reza ingin keluar dari kamarnya "lalu.? " tanya reza sambil mengernyitkan dahinya "temani aku kak, aku mohon. aku benar-benar takut" .ucap indri memohon hampir menangis. akhirnya reza pun menemani indri "jangan menangis, aku akan menemani mu disini. " balas reza sambil berbaring di samping indri. indri pun memeluknya dan menyembunyikan kepalanya di d**a reza hingga ia tertidur. Rambutnya Wangi banget, kata reza dalam hati sambil memeluk indri. reza lun berusaha menenangkan dirinya sendiri yang baru pertama kali tidur sambil memeluk seorang gadis. ada sesuatu yang tidak beres, tiba-tiba junior nya bereaksi .ia pun berusaha menenangkan perasaan aneh itu hingga ia pun tertidur juga.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN