malam hari, karena sudah terbiasa tidur seranjang dengan Indri. Reza tidak betah tidur di kamarnya sendiri. dari tadi ia sudah berusaha memejamkan matanya tapi tidak bisa juga. ia sudah mencoba berbagai macam posisi, mulai terlentang, tengkurap, memeluk guling, miring kanan, miring kiri, tapi tetap saja ia tidak bisa tidur. akhirnya ia bangun lalu menuruni tangga dan membuka pintu kamar Indri yang memang tidak pernah terkunci. ia melihat Indri yamg tidur terlentang dengan nyenyaknya, ia pun mendekati ranjang Indri lalu merebahkan tubuhnya dsamping Indri. seperti biasa, ia mengamati Indri dari atas sampai kebawah. saat matanya sampai di d**a Indri, ingin sekali Reza menyentuh nenda itu tapi ia selalu menahannya. karena setiap tidur Indri selalu melepas bra nya untuk menjaga kesehatan pa

