Pasca pertunangan kemarin, rasanya hari ini tampak berbeda. Setiap langkah terasa ringan, senyumnya merekah tak henti. Belum lagi saat Kirana menjejakan kaki di ruang guru. Orang-orang menyelamatinya. “Kenapa ga kasih kabar, kaget banget lihat fotomu tiba-tiba muncul cantik banget, cowoknya anak mana?” tanya Meitha yang sengaja datang ke ruangan Kirana. Ia penasaran. “Aku ketemu dia waktu kuliah.” “Ah! Wait ... dia cowok yang dateng ke bumi perkemahan itukan? Ih gila sweet banget, kalian kenal sejak kuliah dan masih langgeng sampai sekarang? Wah hebat, hebat.” Meitha bertepuk tangan mendengar cerita indah temannya. Kirana mengangguk saat Meitha benar menebak Elang. “Tahu ga apa yang lebih menarik,” ucap Kirana membuat tubuh Meitha maju untuk mendengarkan lebih

