24

1115 Kata

Ian terbangun pagi ini dalam pelukan Siska sang istri. Semalam Siska menangis karena tak juga dapat kabar dari Lia. Sudah satu minggu ia tak bertemu dengan Lia apalagi Erik yang juga saat di tanya, jawabannya tetap sama. 'Belum bisa menemui Lia.' Sedangkan Lia di rumah itu sudah tak sadarkan diri karena sejak seminggu yang lalu digilir oleh Joni dan anak buahnya. Dia kesakitan. Semuanya sakit. Tubuhnya sakit dan yang paling pedih saat ini adalah hatinya. Kehormatannya yang sudah ia jaga selama ini direnggut paksa oleh Joni dan digilir oleh anak buah pria b******k itu. Seperti saat ini. Bagian bawah Lia bahkan masih basah dialiri s****a dari orang-orang yang menggagahinya. Hidupnya hancur, ia tak punya masa depan lagi. Mungkin setelah ini ia akan memilih mengakhiri hidupnya. Karena siap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN