Epilog

2259 Kata

Saat dia melihat Rio di dekat Cindy. Rosa menjadi semangat, dan tak lupa dengan ide jahil di kepalanya itu. Prang Dan Rosa lagi lagi tersenyum kemenangan saat minuman yang Rio pegang jatuh. Karena suara pecahan tersebut, mereka jadi hening. "Maaf, gua gak sengaja," kata Rosa datar. "Lo bisa liat kan kalo gua ada disini. Gak usah nabrak bisa kali," ujar Rio sengit. "Kan gua udah bilang maaf. Lagian lo kok ke senggol gitu aja udah jatuh gelasnya. Gak banget deh," kata Rosa sewot. "Kok lo yang sewot sih? Kan yang salah lo!" Teriak Rio. "Gua yang salah? Lo kali yang salah. Ngapain lo ngalangin jalan gua," balas Rosa tak mau kalah. "STOP!" Teriak Rafa. "APA?" Teriak Rosa dan Rio berbarengan balas membentak Rafa. "Kalian bisa diem kan? Gak usah teriak-teriak kan bisa. Malu sama tamu,"

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN