Dengan kepala yang ter-arah ke wastafel, Helena memuntahkan isi perutnya kesana. Hari masih pagi tapi ia sudah bolak balik ke kamar mandi hanya untuk memuntahkan isi perutnya. Air shower ia hidupkan sederas mungkin, air keran di bathtub pun begitu bahkan isinya pun sudah meluap keluar. Ia sengaja menghidupkan keran air agar Simon tidak mendengar suaranya ketika muntah. Tubuh Helena lelah, ia terduduk di lantai kamar mandi dengan tangan yang berada di atas perutnya. Ia menunduk dan memperhatikan penampilannya, sebagian bajunya dari leher hingga d**a sudah basah lalu perhatiannya beralih ke arah bathtub dan shower, seketika ia menghela nafas. "Apa yang kau lakukan, Helana? Jika Bibi melihat ini pasti dia akan menceramahimu." Helena mencoba berdiri dengan perlahan. "Lebih baik aku mandi sek

