Keenan terpana

1370 Kata
Setelah mengelilingi mall yang ia kunjungi,kini B tampak lelah.ia memutuskan untuk makan siang di sebuah restoran yang berada di mall tersebut. Karena cuaca yang sangat panas di luar,tapi tentu saja di dalam dingin karena berada di ruangan ber AC.B memutuskan untuk makan bakso saja. Sampe di restoran yang ia tuju,ia kemudian mendudukkan Bo***gnya di sebuah kursi yang terletak di ujung restoran. tak berapa lama datang seorang pelayan yang menyodorkan menu padanya. "Maaf nona,anda mau pesan apa?" tanya pelayan yang menghampiri B kemudian B menjawab pelayan tersebut,ia memesan Bakso dan juga Juice jeruk. Setelah mendengar jawaban dari B,sang pelayan memutuskan untuk undur diri dan meminta B untuk menunggunya beberapa menit lagi. Sambil menunggu pesanannya datang,B menelepon sang kakak. Setelah berdering beberapa saat,telepon B akhirnya di jawab oleh sang kakak "Halo Kak...ini B Lagi makan di mall,kakak udah makan?" tanya B setelah sambungan teleponnya di jawab "Iya B..Kakak juga baru mau makan siang ini." Dari sudut ruangan yang lain juga tampak seorang laki-laki yang sedang menikmati makanannya dengan di temani sahabatnya. Di resto itu juga menyediakan menu makanan lainnya selain bakso,jadi banyak pengunjung yang datang ke resto tersebut.tak terkecuali laki-laki yang tampak tampan dan juga berkharisma itu,ia juga penyuka bakso jadi itulah kenapa ia menyempatkan diri mampir di resto tersebut untuk makan siang.setelah beberapa waktu lalu melangsungkan miting di tempat yang sama. Di sela makannanya ia hampir saja tersedak oleh makanan yang ia masukkan ke mulutnya,bukan tanpa sebab ia menjadi tersedak,ia tersedak karena matanya mendapati seorang wanita yang selalu berpenampilan cukup modis dan seksi kini hanya terlihat mengenakan Hem putih panjang dengan aksen brokat di bagian d**a dan bawahannya juga hanya mengenakan rok span selutut. Dan karena melihatnya begitu justru malah membuat laki-laki tak lain adalah Keenan menjadi terkejut dan seketika menjadi tersedak. Tapi penampilan kali ini tentu malah membuat Keenan prawira Admaja menjadi tampak tertarik padanya,di bandingkan dengan penampilan yang glamour dan seksi yang selama ini ia lihat. "Tuan tidak apa-apa?" Ucap Dony sahabat Keenan sambil menyodorkan segelas minum untuk sohibnya itu "Iya Don,aku ngga apa-apa.aku hanya kaget melihat Cayla di ujung sana." Setelah mendengar penuturan Keenan,Dony pun memakingkan wajahnya mengarah ke lokasi yang di tunjukkan Keenan tadi. Dan setelah melihat ke arah wanita yang di anggap Cayla itu,Dony Puna juga ikut terkejut,pasalnya baru kali ini Dony melihat Cayla dengan penampilan sederhana "Cayla kalo berpenampilan seperti itu justru terlihat cantik ya Keen?" ucap Dony "Iya...malah terlihat anggun dan berkelas,beda kalo ia memakai pakaian kurang bahan yang sering ia pakai." jawab Keen membenarkan "Gimana kalo kita samperin aja,itung-itung sekalian makan bareng." usul Dony Keen hanya mengangguk dan mengikuti Dony dari belakang,mereka menghampiri wanita yang mereka pikir itu adalah Cayla padahal wanita itu adalah Berliana "Siang Cayla,tumben kamu makan di sini?" ucap Dony setelah sampai di meja tempat Berliana makan B yang mendengar sapaan yang di lontarkan untuknya,kemudian ia mendongakkan wajahnya dan berhasil melihat dua orang laki-laki yang sedang melontarkan sapaan untuknya,tapi ia juga bingung,untuknya apa untuk orang lain setelah ia berfikir tadi mereka bilang Cayla. akhirnya B berdiri dari duduknya dan menjawab sapaan yang mereka lontarkan "Maaf tuan,apa anda sedang bertanya pada saya?" tanya B dengan nada yang sedikit merasa bingung Keen dan juga Dony juga di buat bingung atas jawaban dari wanita yang ada di hadapannya itu,wanita yang mereka yakini itu Cayla "Ya ampun Cayla,kamu lupa sama kami? wajar kalo kamu lupa sama aku,tapi kamu pura-pura lupa juga sama laki-laki yang kamu sukai selama ini,itu ngga lucu Cay." jawab Dony "Tapi maaf tuan,saya bukan Cay atau Cayla yang anda bilang tadi." ucap B "Kamu jangan bercanda deh Cay,kamu marah sama aku karena aku ngga Nerima cinta kamu.makanya kamu sengaja pura-pura ngga kenal sama aku.iya?" ucap Keen setelah merasa jengkel mendapatkan jawaban yang tak ia sangka dari wanita yang mereka kira Cayla "Sebelumnya saya minta maaf kepada Tuan-Tuan ini ya,pertama saya bukan Cayla yang tuan sebutkan tadi.dan yang kedua saya juga tidak pernah merasa mencintai tuan karena saya baru kali ini bertemu dengan tuan-tuan ini,dan yang ketiga nama saya Berliana bukan Cayla." ucap B menjelaskan dengan detail siapa dirinya kepada Keen dan Dony "Jadi kamu benar-bener bukan Cayla teman kami?" ucap Keen dan Dony bersamaan Keen dan Dony malah jadi berfikir kenapa bisa wanita yang di depannya bukan Cayla teman mereka,karena di lihat dari wajahnya mereka ngga akan pernah salah.apa ada orang yang benar-benar mirip sekali di dunia ini,pikir mereka dalam hati "Iya maaf sekali tuan-tuan saya bukan Cayla yang kalian katakan tadi,saya Berliana dan saya baru datang ke kota ini kemarin jadi mana mungkin saya membohongi kalian." ucap B menjelaskan "Maaf sekali kalo begitu,kami pikir kamu Cayla teman kami.jadi kamu baru di kota ini? tapi wajah kamu mirip sekali dengan Cayla teman kami,atau jangan-jangan kamu kembaran Cayla lagi?" ucap Dony dengan antusias,tetapi Keenan malah terlihat berfikir apakah wanita di depannya ini mungkin saja Cayra tunangannya,tapi apakah mungkin karena Cayra sudah meninggal 20 tahun yang lalu. Keen menjadi merasa frustasi memikirkan semuanya "Maaf nona,apakah kami boleh duduk di sini? "Iya tuan silahkan" setelah mendapatkan jawaban Keen dan Dony kemudian duduk di depan B "Maaf juga kalo boleh tahu nona di sini bekerja atau hanya ingin berkunjung ke kota ini?" tanya Keen kemudian,ia juga ingin memastikan apa yang ada di pikirannya "Saya di sini berkunjung ke tempat kakak saya tuan,tapi saya juga ingin mencari pekerjaan di kota ini." jawab B dengan ramah "Sebelumnya saya minta maaf kalo saya banyak bertanya,tapi ini penting sekali untuk saya. Tapi sebelum berlanjut,saya ingin memperkenalkan diri saya." ucap Keen Keen teelihat mengambil nafas dan melanjutkan kata-katanya "Nama saya Keenan anda bisa memanggil saya Keenan atau Keen saja tidak usah pakai tuan segala,dan ini teman saya Dony." ucap Keen sambil mengacungkan tangannya di hadapan B B terlihat mengulurkan tangannya menyambut ukuran tangan dari Keen,ia menyalami Keen dan bergantian dengan Dony, "Saya Berliana..." ucap B dengan senyum menawan yang berhasil membuat Keen terpana dan membuat detak jantungnya semakin cepat. padahal selama ini Keen tak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya "Kalo saya boleh tahu,apa pekerjaan yang anda cari di kota ini?" tanya Keen kemudian "Saya mencari pekerjaan apa saja tuan,asalkan pekerjaannya menyenangkan dan juga halal.saya belum pernah bekerja sebelumnya,saya hanya baru menyelesaikan S2 saya jadi ngga ingin memilih milih pekerjaan,yang penting dapat pekerjaan saja saya udah senang." jawab B "Kalo begitu nona bisa melamar di kantor tempat saya bekerja,ada lowongan sekertaris di sana.siapa tahu nona bisa di terima" usul Keen "Di perusahaan mana Kak Keen bekerja?" Ucap B dengan serius,tapi hal itu malah membuat jantung Ken makin berdetak kencang di karenakan mendapat panggilan Mas dari wanita di hadapannya "Kamu datang aja ke kantor Admaja's Corp,di sana pasti masih membutuhkan banyak karyawan." jawab Keen kemudian Sedangkan Dony yang hanya memperhatikan interaksi antara wanita yang mengaku namanya adalah Berliana dan tentu dengan temannya Keen hanya mengangguk sambil senyum-senyum.bukannya tanpa alasan sampai Dony bisa senyum-senyum begitu,Doni yakin pasti kalo ini sahat baiknya itu ada rasa dengan si Berliana wanita yang baru saja ditumuinya itu.Dony pastinya akan mendukung paling depan untuk sang sahabat kalo memang tebakannya itu benar,pasalnya mereka sudah berteman culun lama tetapi tak pernah ada tanda-tanda bahwa Keen sahabatnya itu memiliki kekasih,bahkan tertarik pada perempuan itu saja masih harus dipertanyakan. Dony senang kalo memang Keen mau memulai membuka hatinya saat ini. Setelah mengobrol cukup lama dengan laki-laki yang ia ngga kenal sebelumnya,tetapi kini ia tampak mulai menikmati obrolan mereka.apalagi Keen dengan senang hati akan membantunya jika ingin mengajukan lamaran pekerjaan di kantor Admaja's Corp. Karena waktu sudah lumayan siang,dan pastinya jam istirahat kantor juga sudah habis,B sudah semakin merasa tidak enak karena mereka menemani B di sini.yang pasti nanti akan mengalami masalah di kantor. tapi tentu saja itu tak akan masalah,karena laki-laki yang berada di hadapannya sebenarnya adalah seorang CEO,tentu saja tanpa sepengetahuan B paatinya. "Ya sudah Kak...kalo begitu saya permisi dulu ya.saya takut nanti kakak saya akan marah jika saya meninggalkan rumah lama?" ucap B berpamitan. Keen sebenarnya ingin menahan B lebih lama lagi,tetapi niat itu ia urungkan karena nanti malah akan membuat B merasa tak nyaman. "Baiklah Berliana,terimakasih atas waktunya kali ini ya.nanti kalo kamu sudah memutuskan untuk bekerja datanglah ke kantor yang aku sebutkan tadi." jawab Keen Setelah mendapat persetujuan kemudian B pun pamit undur diri meninggalkan meja tempat ia menyantap makanan tadi. Tak lama berselang Keen dan Dony juga tampak meninggalkan lokasi tersebut untuk menuju ke kantornya masing-masing.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN