75 - Pernikahan (Barra)

1833 Kata

(POV Barra) Selepas shalat tahajjud, aku memutuskan untuk duduk diatas sajadah berdzikir agar diberikan ketenangan. Padahal kemarin aku masih tenang tanpa gugup sama sekali tapi kenapa hari ini tanganku mendingin? Tak terasa adzan subuh berkumandang, segera ku tunaikan shalat. Aku tidak langsung membersihkan diri memilih membuka mushaf memperlancar kembali surah yang akan k****a nanti sebelum akad. "Loh, belum mandi?" aku menoleh, wanita paling cantik adalah dia, ibu tercintaku. "Belum Ma, ini mau mandi." setelah Mama berlalu, aku menyimpan mushaf di nakas berjalan ke kamar mandi membersihkan diri. Pukul 9 lewat semuanya sudah siap, kami dalam perjalanan menuju rumah mempelai perempuan. Aku tidak tenang, jangan katakan aku tidak berdebar, karena kenyataanya sejak mobil meninggalk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN