Sejak kecelakaan yang menimpa ayah Iwan dan membuatnya lumpuh , sekarang ibu Iwan yang harus menanggung semua kebutuhan keluarganya .
Namun sebelum keluar dari perusahaan nya ,, ayah Iwan sempat mendapat banyak pesangon dari pesangon kecelakaan kerja sampai pesangon uang pensiun .
Dengan banyak nya uang yang di dapat itu semua di serahkan ke ibu Iwan .
Kini ibu Iwan pun mulai membuka bisnis dengan membuka toko baju dan perlengkapan rumah tangga .
Memang tidak terlalu banyak yang bisa di hasilkan dari bisnis ini namun setidaknya bisa meringankan beban ekonomi keluarga .
Dari hari ke hari bisnis ibu Iwan mulai rame pembeli .
Dia pun sekarang mempekerjakan seorang karyawan yang membantunya di toko .
Karyawan itu seorang cewe agar memikat pembeli .
Joni yang telah lulus sekolah pun sedang bingung mencari pekerjaan .
Sedangkan Iwan sudah masuk ke perguruan tinggi negri yang dia inginkan .
Sampai saat ini pun Joni masih tetap berhubungan dengan ibu Joni .
Ibu Joni pun ingin membesarkan bisnisnya .
Bukan hanya di menjual baju dan perabotan rumah tangga ,,,kali ini ibu Joni ingin berbisnis menjual pulsa dan aksesoris hp .
Karena memang di desanya termasuk rame dan jarang sekali ada yang berjualan pulsa atau aksesoris hp .
Ibu Iwan pun ingin mempekerjakan Joni untuk menjaga tokonya nanti .
Karena ibu Iwan tau sampai saat ini Joni belum mendapatkan pekerjaan .
Akhirnya ibu Iwan pun membuka toko pulsa dan aksesoris hp .
Dan Joni yang bekerja di sana .
Sedangkan ibu Iwan masih fokus di toko baju dan perabotan nya .
Meskipun jarak yang lumayan dengan toko bajunya ,,ibu Iwan pun setiap saat selalu datang ke tempat Joni untuk mengecek keperluan atau apa pun .
Dan terkadang pula hanya menggoda Joni saja agar birahinya naik
Ayah Iwan sekarang hanya bisa memakai kursi roda dan tidak bisa kemana mana .
Setiap di tinggal ibu Iwan ke toko atau Iwan ke kampus ,,ayahnya selalu di temani pembantunya .
Ibu Iwan pun tak pernah merasa berbeda meski sekarang dia yang menjadi tulang punggung .
Tidak seperti ke banyakan wanita yang kalo sudah bisa mencari duit sendiri pasti akan bersikap arogan .
Toko ibu Iwan sendiri selalu tutup jam 20:30 malam .
Jarak toko dan rumahnya sendiri cukup jauh ,,bisa 10 sampai 15 menit yang di tempuh .
Sedangkan toko Joni sendiri tutup sampai pukul 22:00 malam
Karena memang banyak pelanggan yang datang .
Suatu malam ketika sehabis menutup toko ,,ibu Iwan merasa kangen ingin berjumpa dengan Joni .
Pelayan toko pun pamit pulang .
Sedang ibu Joni menelepon Iwan bilang dia akan pulang jam 10 malam .
Iwan pun tak pernah curiga sedikitpun tentang ibunya .
Kemudian ibu Iwan menuju konter Joni .
Yang pada saat itu turun hujan .
Suasana pun jadi semakin sepi saja .
Ibu Iwan yang naik mobil lantas turun dan masuk ke konter .
Hujan turun dengan sangat lebat di ikuti angin kencang.
Ibu Joni pun duduk di sebelah Joni sambil meraba batang Joni dari luar celana .
Joni hanya tersenyum melihat kelakuan ibu Iwan yang sudah seminggu ga di kasih jatah sama Joni .
Kemudian Joni berdiri dan menutup tokonya dari dalam .
Selesai semua di tutup Joni langsung membuka semua pakaian dan celana nya sampai telanjang .
Ibu Iwan pun sama ,,dia membuka semua pakaian hingga telanjang .kemudian Joni memeluk tubuh ibu Iwan sambil mencium bibirnya .
Ibu Iwan pun menyambut ciuman Joni .
Mereka saling bersilat lidah .
Tangan ibu Joni meraih batang Joni sambil.mengocoknya .
Joni pun mulai meremas buah d**a ibu Iwan .
Hujan angin dan badai menambah gairah mereka berdua .
Kebetulan di belakang ada sebuah ruangan kosong yang berisi kasur lantai untuk Joni rebahan di saat pembeli ga ada .
Joni menggandeng ibu Iwan untuk rebahan di kasur lantai .
Kemudian Joni menciumi bibir ibu Iwan dan turun ke lehernya .
Sambil tangan Joni meremas buah d**a ibu Iwan kali ini Joni turun ke buah Dadanya untuk di jilat dan kadang di gigit manja .
Tak lama Joni menyusuri pusar ibu Iwan dengan jilatan manja ,,dan turun ke meki ibu Iwan .
Bulu bulu halus ibu Iwan yang tidak terlalu banyak itu bikin Joni tambah bersemangat untuk menjilatinya .
Ibu Iwan hanya menggelinjang merasakan geli .
Joni pun dengan lahap menjilat meki ibu Iwan ,,,dan sambil menusuk nya dengan dua jarinya .
Ibu Iwan sampai meremas rambut Joni karena tidak tahan dengan kenikmatan yang di berikan Joni .
Suara desahan ibu Iwan pun terdengar di ruangan itu ,,namun tertutupi oleh suara air hujan yang lebat .
Ibu Iwan pun o*****e untuk pertama kalinya .
Sedangkan cairannya di hisap habis oleh Joni .
Joni pun menghentikan aktifitas di meki ibu Iwan .
Dia kemudian menyuruh ibu Iwan bermain dengan batangnya .
Ibu Iwan pun paham apa yang di inginkan Joni ,,dia langsung melahap batang Joni ke dalam mulutnya .
Cukup lama dengan itu kemudian ibu Iwan mulai tidak sabar untuk memulai permainannya .
Dia naik ke atas Joni dan langsung memasukan batang Joni ke mekinya .
Tanpa kesulitan batang Joni masuk ke meki ibu Iwan .
Kemudian ibu Iwan bergoyang maju mundur dan sesekali naik turun .
Joni pun mengikuti goyangan ibu Iwan dari bawah.
Lima menit pun di lalui kemudian ibu Iwan terkapar di atas d**a Joni pertanda dia sudah o*****e .
Joni membiarkan itu ,,sambil sesekali menggoyang nya dari bawah .
Setelah melihat ibu Iwan mulai bernafsu lagi Joni langsung membalikan tubuhnya .
Dan kali ini Joni berada di atas ibu Iwan .
Joni langsung menggenjotnya dengan penuh semangat .
Sampai ibu Joni mengerang erang .
Meskipun malam itu hujan lebat dan angin kencang namun tidak membuat Joni dan ibu Iwan kedinginan malah justru mereka berdua berkeringat .
Sekitar hampir 15 menit berlalu ,,Joni yang sudah tidak kuasa lagi menahan kenikmatan akhirnya keluar di dalam meki ibu Iwan yang sudah sangat becek karena berkali kali o*****e .
Joni pun ambruk di samping ibu Iwan .
Sambil berpelukan dan berciuman ,,ibu Iwan di kaget kan dengan suara teleponnya yang berbunyi .
Ternyata itu dari Iwan yang menanyakan kapan ibunya pulang .
Ibu Iwan pun beralasan lagi hujan lebat mungkin sebentar lagi pulang nunggu hujan reda .
Ibu Iwan pun kembali mencium bibir Joni .
Mereka berdua masih bertelanjang bulat .
Tangan ibu Iwan mulai nakal dia mengocok batang Joni sampai tegang lagi .
Joni pun paham ,,dia langsung duduk dan menyuruh ibu Iwan duduk di pangkuannya .
Setelah itu ibu Iwan mulai bergoyang lagi .
Joni pun sambil menghisap buah d**a ibu Iwan bergantian .
Desahan nafas mereka berdua membuat suasana malam itu semakin menambah kenikmatan tersendiri
15 menit kemudian Joni kembali menyemburkan cairan ke dalam meki ibu Iwan yang sangat becek itu.
Mereka pun terkapar di kasur lantai .
Setelah istirahat sebentar kemudian Joni dan ibu Iwan kembali merapikan pakaian masing masing .
Tidak lama kemudian hujan pun mereda .
Terlihat jam menunjukan pukul 22:30 malam .
Ibu Iwan pun langsung menuju mobilnya dan kemudian pulang ke rumah .
Sedangkan Joni merapikan konter dan memakai jas hujan agar tidak basah sampai rumah .
Bersambung !