44

1500 Kata

Kiara memang tak tertebak, ia tadi meminta Agam untuk menjauh darinya tapi setelahnya barusan tadi Kiara malah meminta Agam untuk tidak terlalu menjauh darinya. Itu semua karena Kiara takut kehilangan. "Ndra, Randra bangun." Ujar Rania kepada Randra yang masih tertidur di sampingnya. Ia sama sekali tidak tahu kenapa Rania membangunkannya. "Apa Rania? Kenapa bangunin gua sih?" Tanya Randra dengan sedikit kesal karena ia tadi benar-benar sedang pulas-pulasnya tapi dibangunkan. "Gawat Ndra, gawat banget! Aruna sekarang lagi otw ke apartemennya Agam." Ujar Rania yang membuat Randra kini jadi heran kepada Rania. Pasalnya ia melihat jam sekarang baru jam istirahat kedua. Jadi ya masih belum jam pulang, makanya ia sekarang jadi heran juga. "Lo bohongin gua ya? Ngapain juga Aruna ke apartemen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN