9. Sebuah Pilihan

3780 Kata

       Rena sedang mempersiapkan sarapan pagi untuk kedua orang tua angkatnya. Setelah semuanya sudah siap, dia langsung membawa masakannya ke meja makan.         Melati sedang memakaikan jas dokter kepada Rafa. Rena yang melihatnya, seketika dia membayangkan dirinya memakaikan jas untuk Adnan serta merapikan dasinya. "Sayang, maaf aku berangkatnya harus pagi-pagi nih. Kamu di rumahnya hati-hati ya. Kalau ada apa-apa telpon aku!" seru Adnan.         Rena menghampiri Adnan, lantas dia memakaikan jas Adnan yang tertenteng di tangan kanan Adnan. Kemudian dia merapihkan dasinya. "Makasih ya. Aku pergi dulu. Assalamukalaikum." ucap Adnan sambil mengecup kening Rena. "Waalaikumsalam." ucap Rena setengah sadar dari lamunannya sambil tersenyum.           Melati dan Rafa yang mendengar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN