DEVAN POV Sudah satu minggu. Ya, sudah satu minggu gadisku tertidur dan aku tidak boleh menemuinya. Damian hanya membolehkanku menunggu di depan pintu kamarnya. Tidak sedikit pun dia mengijinkanku bahkan untuk sekedar mengintip ke dalam. Jika dia pergi, Dave yang akan menjadi penjaganya. Melarangku menemui Abby. Aku merindukannya. Sangat merindukannya. Apa mereka tidak tahu bagaimana perasaanku padanya? Hal ini hanya membuat perasaan bersalahku semakin dalam. Hal ini membuktikan kalau mereka tidak akan pernah percaya lagi padaku. Aku telah gagal menjaga Abby. “Andra, ayo kita pulang, Nak,” suara lembut Mom membuatku mendongak. “Dia belum sadar?” tanyaku lirih. Mom menggeleng. Tatapan matanya sendu. Dia tahu betapa tersiksanya aku sekarang. “Aku ingin di sini, Mom,” pintaku memelas.

