Kolam Renang Maut (4)

1370 Kata

Mentari POV Setelah kepergian kakakku dengan damai, aku pun merasa bisa lebih tenang. Memang sangat berat merelakan orang yang paling berarti dalam hidup kita, tapi jika itu yang terbaik, kita pun tidak bisa terus berlarut dalam duka. Namun walaupun urusan kakakku sudah selesai dan aku pun sudah bisa memulai hidup baru, karakterku yang dingin sepertinya belum atau tidak bisa diubah lagi kepada kerakterku yang sebelumnya. Mungkin lebih baik seperti ini, agar aku pun bisa tahu, mana saja orang yang bisa melihat kehangatan yang ada pada diriku. Aku yakin .. seberapa dinginnya aku, bila mereka bisa melihat kehangatan yang ada dalam diriku, atau bisa melihat sisi lain dari diriku, pasti mereka pun akan menerima dan menyayangi apapun yang ada pada diriku, tak peduli bagaimana aku. Ah iya, aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN