Sosok yang Tak Pernah Mati (3)

1437 Kata

Lalu tiba-tiba saja aku merasa aku tidak sadarkan diri. "Cita-citamu nanti mau jadi apa ?" "Aku belum tahu, memang Kakak mau jadi apa ?" "Aku ingin terus selalu menjagamu" "Memangnya tidak ada cita-cita yang lain Kak ?" "Hahaha tentu saja ada, namun kita kan masih kecil, masih bisa memilih-milih untuk bercita-cita hahaha" "Ihhh cita-cita saja harus dipilih" "Yang penting kita harus tetap bersama, kita harus bersekolah di tempat yang sama sampai besar, agar aku bisa selalu menjagamu" "Iya Kak, aku pun ingin terus selalu bersamamu" Di mana aku sekarang ? Mengapa tiba-tiba aku berada di tempat yang asing untukku ? Bukannya tadi aku masih berada di arena itu ? Apa ini ? Dunia masa lalu ? Aku melihat dua orang anak kecil, dua-duanya perempuan, sepertinya mereka adik kakak, dan umur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN