Sosok yang Tak Pernah Mati (6)

2178 Kata

Dia tiba-tiba menghilang di depan mata kepalaku sendiri. Aku menutup mataku dan menitikkan air mataku saat aku mengerti mengapa Mentari tadi hanya menangis, dan kakaknya hanya berdiam diri. Aku mengerti mengapa tadi Mentari hanya melewati kakaknya bahkan keluar begitu saja tanpa kakaknya. Aku mengerti .. bahwa yang aku lihat bukanlah sosok kakak Mentari yang masih menjadi manusia. Dia .. kini benar sudah tiada, dan yang aku lihat itu hanya lah arwahnya. Aku sangat merasakan bagaimana perasaan Mentari sekarang, terlebih saat aku mengingat Mentari yang sifat dan sikapnya sudah berubah sangat drastis di masaku. Aku sudah sangat mengerti mengapa Mentari bisa berubah seperti itu, dia jelas seperti sudah kehilangan jati dirinya, atau bahkan dia sudah merasa kehilangan semuanya, karena orang yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN