"Yakk Bintang !! Jadi ekskul apa yang kau pilih ?" ucap Yera membuyarkan lamunanku di kantin sekolah. "Belum" singkatku. "Ha ?? Belum ? Tadi kau memilih-milih sangat lama lalu kau bilang belum ? Aisshh benar-benar, hanya tinggal memilih apa susahnya, banyak pilihan lalu apa yang kau bingungkan sih ?" tanyanya. "Sudahlahhh .. masih ada waktu untuk menentukan pilihan, kau berisik sekali" ucapku yang membuat Yera langsung terdiam. Jujur saja, semenjak melihat kejadian Mentari tadi, aku menjadi tidak fokus. Otakku entah mengapa terus selalu memikirkan Mentari, hmm mungkin maksudku aku hanya memikirkan apa yang terjadi dengannya, terlebih saat aku mendengar seperti ada sesuatu yang lain di sana yang membuat Mentari seperti itu. Percakapan dia dengan ayahnya yang sangat memperjelas bahwa sep

