Aku melihat Mentari yang masih terpaku tak percaya melihat kejadian itu, kejadian dimana darah terlihat lagi muncul keluar dari tembok, padahal baru saja beberapa detik yang lalu sudah dibersihkan, dan aku masih menatap petugas kebersihan yang bersikap sangat biasa saja walaupun dia sendiri juga melihat saat darah itu muncul kembali, dan bahkan sekarang dia terlihat akan pergi meninggalkan UKS begitu saja. "Tunggu !!" ucapku menahannya, dia pun menolehku. "Ada apa ? Apa kau akan menanyakan tentang darah itu ?" ucapnya seperti tahu apa yang akan aku tanyakan. "Hmm mengapa kau tampak biasa saja seperti itu ?" tanyaku. "Karena itu bukan sesuatu yang aneh lagi" jawabnya. "Maksudmu .. jadi itu bukan hal pertama kali yang kau lihat ?" tanyaku. Dia menghelakan nafasnya lalu menatapku. "S

