Jalan Perenggut Nyawa (2)

1516 Kata

Setelah kami mengambilnya, kami bergegas berlari kembali ke kelas. "Mengapa kalian lama sekali ?" tanya guruku. "Ma-Maaf Bu" ucap Yera membungkukkan badannya setelah meletakkan buku tugas di atas meja. "Ya sudah kembali ke tempat duduk kalian" ucap guruku lalu kami pun kembali ke tempat duduk masing-masing. Hari ini aku belajar dengan lancar seperti biasa, kebetulan jadwalku di sekolah hari ini sampai sore. Setelah waktu pulang tiba, aku langsung saja mengambil motorku lalu segera mengendarainya, namun saat aku sampai di luar gerbang sekolah, aku seperti melihat gadis yang berlarian tadi. Aku masih ingat postur tubuhnya dan cara dia berlari, namun aku mengingat saat dimana orang lain seperti tidak melihatnya, dia memang manusia atau bukan ? Aku berhenti sejenak dengan motorku, melihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN