Daniel duduk di depan rumahnya sambil menyeruput teh panas kesukaannya, dia lagi lagi tidak masuk sekolah dan menikmati masa skors nya yang akan berakhir besok. "Daniel!" Ayahnya datang meneriaki nama Daniel, laki-laki itu tetap santai menyeruput teh nya sambil menatap ke depan. "Daniel! Dasar anak nggak tau diri! Bukanya kamu mikir, malah enak enakkan disini hah? Dimana otak kamu?" Daniel menaruh teh nya diatas meja kecil, lalu melirik ayahnya malas. "Berdiri kamu Daniel! Dasar tidak sopan." Teriak ayahnya lagi dan laki-laki itu langsung berdiri malas malasan. "Ada apa pah?" Tanya Daniel malas malasan dan dengan satu gerakan, ayahnya menampar Daniel kencang, bahkan hampir membuat Daniel terjatuh karena tidak siap menerima tamparan sekencang itu. Daniel menatap ayahny

