“Siapa gadis-gadis itu, Papa?” Julia menatap lurus ke arah Jhonas yang juga turut menatapnya. Lelaki tersebut tak langsung menjawab pertanyaan Julia. Ia hanya tersenyum tipis tersungging dari bibirnya. “Mereka ... tak jauh beda denganmu, hanya saja ... kamu lebih spesial dari mereka. So that’s why you’re here with me.” Julia tak menanggapi pujian dari Jhonas. ‘Mereka tak jauh berbeda deganku? Itu berarti mereka di sini adalah karena hutang?’ Jhonas bangkit dari tempat di mana ia duduk, gerakan yang tiba-tiba itu sesaat telah membuat Julia sedikit terkejut. Ternyata, laki-laki itu berjalan menuju ke arah meja kecil untuk mengambil wine yang sudah tersedia di sana. “Wine?” tanya Jhonas sambil mengangkat dua gelas yang sudah terisi wine. Itu bukan tawaran tapi ... Jhonas m

