39

1409 Kata

Thalia menutup matanya dengan sebelah tangan, suara Jeno saat menyatakan perasaannya kembali terngiang di benaknya. Thalia kemudian berpindah posisi tidur dari telentang menjadi menyamping. 'Apa yang disukai dari gue, ya Tuhan? Perokok, gak asik, dingin, galak. Cowok sebaik Jeno ya harus sama yang baik juga lah,' batin Thalia. •••                                      Tok-tok-tok, "Kak Thathaaa!!!" Thalia mengernyit, mendengar pintu kamarnya diketuk-ketuk secara brutal, disertai suara teriakan yang terdengar frustasi. Thalia mengerang kesal, ia beranjak dari kasur dengan malas, kemudian membukakan pintu. Ia tersentak, mendapati Jino berdiri di depan kamarnya dengan raut wajah kusut. "Kenapa Lo?" tanya Thalia. "Muka gue masih kuning! Gimana ini? Jeno sama Brian juga gak punya solusi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN