Thalia tidak tahu bagaimana perasaannya sekarang. Perasaannya campur aduk, tapi ia kesulitan mencari perasaan bahagia yang seharusnya ia rasakan sekarang. Rasa bersalah paling mendominasinya. "Anjir! Mama!!" teriakan Nolan yang tiba-tiba terdengar, sukses mengejutkan keempatnya, membuat Brian, Jeno dan Jino sontak melepaskan pelukan pada Thalia. "Peluk-peluk Kakak gue sembarangan kalian!" seru Nolan. "Mamaaa! Kak Thatha udah bangun!" "Rusuh banget," gumam Thalia. Mama beserta ibu Brian tak lama muncul diambang pintu. Melihat putrinya telah sadar, mama pun berjalan cepat menghampiri Thalia, ia kemudian langsung memeluknya erat sambil menangis, setibanya ia di dekat putrinya. "Kamu kenapa mau ninggalin Mama?" ucap mama di sela tangisnya. "Jangan tinggalin Mamaa... Mama gak bisa hidup ka

