Entah sudah berapa banyak Aditya menguap sedari tadi bahkan kini mata tajam itu sudah berair tanda laki-laki itu sudah harus menyudahi pekerjaannya namun ia masih enggan untuk sekedar bangkit dari kursinya. Bahkan dalam kurun waktu dua minggu berat badannya turun hingga 8 kilo. Konsep yang sudah ia persiapkan dari dua bulan yang lalu harus berakhir sia-sia. Terlebih absennya Dena dua minggu ini dari kantor membuat semuanya semakin kacau balau, ia terpaksa mengatur jadwalnya sendiri bahkan ia melupakan pertemuan penting yang harus ia lakukan saat itu sangking fokusnya memperbaiki kesalahan yang sedang perusahaan alami. Untung saja ia masih bisa melakukan negosiasi agar pertemuan itu masih bisa berlanjut yang tentu saja ia sudah mendapat penilaian buruk dari mereka. Karma sepertinya benar-be

