“mbak Dena... aku kangen banget sama kamu. kemana aja kamu selama ini? aku lebih suka kamu yang jadi sekretaris pak bos, dari pada si Vanessa Vanessa itu. jutek banget jadi perempuan mana sok akrab gitu sama pak Adit” “masa sih? Setau aku mbak Vanessa baik kok ramah juga, jutek dari mananya? Dan yang aku tau pak Adit sama ibu Vanessa itu udah temenan dari lama, bahkan memang beliau menjadi sekertarisnya pak Aditya di kantor sebelumnya” “serius kamu De? Tau dari mana?” “kan sebelum aku jadi sekretarisnya ibu Vanessa yang bantuin aku beberapa hal” “duh kira-kira aku kemarin ada salah kata gak yah sama bu Vanessa? Mana aku baru ambil cicilan rumah” “bu Vaness baik kok, karena dia cuma sementara di sini dan belum ada kenal sama yang lain dia minta satu ruangan dengan pak Adit, selain itu

