Hari Keempat (1/4)

1333 Kata

Reyga sempat demam lagi sekitar subuh. Untunglah dia dikeluarkan dari sel, lalu disuruh mandi. Ia berjalan keluar dari sel dengan sedikit takut-takut karena Rudy mungkin bisa tiba-tiba muncul untuk menembak kepalanya. Tapi syukurlah, ia aman. Meskipun Karin dengan sikap skeptisnya memperingati Reyga untuk tidak mempercayai siapa pun, tetap saja Reyga merasa berhutang budi pada Melinda, Anita, Haikal dan Danang yang memberi suara untuknya. Rudy kalah telak, dua banding enam. "Suara anak-anak seharusnya nggak dihitung!" Seru Rudy ketika mereka sudah kumpul di suatu ruangan rapat dalam Polsek Johar Baru. "Yaudah, dua banding empat," koreksi Melinda dengan suara bosan, berputar di atas kursi yang berada di ujung meja. "Lo tetap kalah." Rudy melipat tangan di d**a, menatap berang ke arah R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN