Hari Keenam (2/5)

1510 Kata

Reyga berjalan di depan menuju ke sebuah pintu dengan Haikal yang mengikutinya dari belakang. Ia berhenti ketika melihat di balik pintu adalah tangga menuju ke rubanah, ia berbalik. "Kenapa berhenti?" tanya Haikal. "Maju terus, ruangannya di bawah sana." "Saya mau ke toilet." Haikal mengerutkan dahi ketika mendengarnya. "Jadi dimana toiletnya?" Haikal mendengus kesal, ia menunjuk ke pintu di sebelah dapur. "Jangan bertindak macam-macam." peringatnya. "Ya, buang air kecil aja, kok." Kata Reyga meyakinkan. Dia tidak boleh melewatkan kesempatan ini, Haikal agak mempercayai saat ini. Ia segera melangkah menuju toilet yang ditunjuk. Setelah masuk, Reyga mengunci pintu. Ia buru-buru mengeluarkan handy talkie dari dalam pakaiannya. Ia bersyukur karena mengenakan jaket abu-abu milik Flora,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN