Hari Keempat (3/4)

1861 Kata

Reyga hanya berjalan ke sembarang arah. Ia memang pernah mampir ke Jakarta Pusat dan kebetulan rumah eyangnya ada di kabupaten Johar Baru. Sayangnya ia sudah sedikit lupa area di sekitar tempat ini, sebab dia hanya datang ketika lebaran atau libur panjang saja. Maka ia memutuskan untuk mengambil arah yang menuju ke rumah Eyang. Ia berjalan menerjang terik matahari. Rasanya dia ingin berjalan di tempat-tempat yang teduh, atau di bawah bayangan bangunan dan pepohonan. Tapi ia terpaksa menghindarinya, mungkin akan ada maligon yang berjaga-jaga di sana, dia tidak ingin mau ambil risiko. Sementara Fista berjalan di bawah bayangannya, berusaha menghindari terik matahari. Sebentar lagi kulitnya akan gosong karena terbakar sinar matahari. Sekitar 6 menit ia sudah melihat bangunan bertingkat, pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN