"Silahkan, Tuan." Luna meletakkan makanan yang baru saja dia buat didepan Alex. Gadis itu terpaksa membuatkan sesuatu yang cepat untuk dimakan sang tuan karena sang Tuan terlihat lapar dan juga marah hingga membuat Luna ingin segera pergi dari hadapan pria itu. 'Sepertinya rencana makan malam yang dirancang oleh Nona Gabriel hancur berantakan.' pikir Luna pasalnya tidak adanya jejak wanita cantik itu di rumah besar ini, meja makan yang terbengkalai dengan lilin-lilin cantik menyala serta sang tuan yang mengganggunya, meminta Luna untuk dibuatkan makanan. Beruntung Luna tidak buru-buru membersihkan tubuhnya saat Gabriel meminta seluruh pelayan untuk kembali ke paviliun tadi dan lebih memilih merajut didalam kamar sembari menunggu jam berdentang diangka 9 malam hingga saat pintu digedor ol

