Luna keluar dari ruang lukis dengan menutup seluruh tubuhnya menggunakan kemeja sang tuan yang sebelumnya tergeletak di lantai. Gadis itu keluar terburu-buru, mengabaikan dua pelayan yang menatapnya dengan ekspresi kaget atas apa yang mereka lihat kemudian mengunci diri di dalam kamarnya. Melemparkan tubuhnya sendiri keatas ranjang sembari menjerit frustasi karena sekarang ini dia sudah punya muka untuk bertemu dengan pelayan yang lain setelah terpergok berbuat 18 plus bersama sang tuan. Terlebih lagi, teman sang tuan juga ikut memergokinya! Luna pastinya akan mendapatkan cap buruk dari pria itu. Luna pastinya akan dianggap sebagai gadis pemuas nafsu sang tuan. "Ini semua salah, Tuan Alex!" jeritnya kesal sembari memukul ranjang yang dia tempati seolah dia sedang memukul tubuh pria itu.

