Sementara itu dijam yang sama, Gabriel mendorong tubuh pria asing yang baru dia temui di Maximilian keatas ranjang empuk kamar hotel yang berada dekat dengan club. âRupanya kau sudah tidak sabar, hm?â pria itu tersenyum menatap Gabriel yang kini melucuti dirinya sendiri hingga tak ada satupun kain yang membelit tubuhnya. âBukankah kau bilang kalau kau mau melakukan apapun untukku asal aku membayarmu dengan imbalan yang pantas?â Gabriel lantas naik keatas tubuh pria itu, menggesekkan bagian intim mereka yang terhalang kain, âDan sekarang ini aku akan membayarmu dengan imbalan yang besar jika mau mau menuruti semua keinginanku.â âKalau begitu lakukan apa yang anda mau, Nona.â Pria asing itu membentangkan kedua tangannya seolah pasrah pada apa yang akan dilakukan oleh wanita yang kini bera

