Ada yang bilang bahwa Tuhan tidak akan menguji manusia melebihi batas kemampuan manusia itu sendiri dan Luna percaya akan hal itu sebelum kejadian mengerikan itu terjadi padanya. Serangkaian kejadian yang tidak ingin dia ingat dan ingin dia hapus selamanya dari ingatan di otaknya. Namun sekeras apapun dia berusaha, dia tidak akan bisa lupa dengan kejadian itu. Sekeras apapun tangis dan jerit yang keluar dari balik bibirnya tidak akan mampu mengembalikan semua seperti semula, tidak akan mampu menghapus luka yang sudah terlanjur tercipta. Namun semua luka itu bisa hilang tak berbekas jika sudah MATI. Pada akhirnya manic kelam itu berkedip setelah sekian lama terdiam membisu dengan linangan air mata yang terus mengalir di pipi. Gadis itu bangkit dari atas ranjang, berjalan kearah kamar

