93.

1646 Kata

"Anda membawa saya ke rumah ayah anda?!" Luna mengulang pernyataan Alex karena dia takut salah dengar. "Ya, kita akan pergi ke rumah ayah saya." Ada nada tak suka saat Alex menyebut kata Ayah di bibirnya. Karena sebenci apapun Alex pada pria bangka itu, sosok Tuan Wijaya adalah ayahnya. "Apa maksud Tuan membawa saya ke rumah ayah anda?" Luna menetap Alex dengan tatapan wajahnya yang syok pasalnya telinganya tidak salah, "Bagaimana jika terjadi sesuatu disana. Saya... Saya..." Suara gadis itu bergetar hebat dan keringat dingin mengalir diseluruh tubuhnya karena gugup karena ini adalah kali pertama dia menjalin hubungan dengan seseorang dan dibawa ke keluarga besar kekasihnya. Luna takut membuat kesalahan dan membuat kekasihnya itu malu. Luna tahu Alex kaya dan pastinya keluarga pria itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN