Ujang yang mendengar suara Vian pun tiba tiba merasa ketakutan dan bertanya kepada Laras, "Apa tadi suara Pak Vian Mbak?" ucapnya lirih. "Iya Ujang. Tolong kamu ambil kembali, dan bilang kalau isi suratnya ketukar, minta tolong ya Ujang. Kamu harus bawa kembali surat itu. Saya akan bantu telepon perwakilan kampus untuk menjelaskan dan bilang kamu akan mengambil suratnya kembali. Kalau sudah kamu segera antar ke ruangan saya," Ucap Laras yang sebenarnya tidak enak kepada Ujang. Tapi dia harus menuruti perintah boss nya. "Ba-baik Mbak," ucap Ujang yang tampak pucat karena takut mendengar suara Vian tadi. Ujang pun akhirnya memberanikan diri kembali ke kampus. Dia masih tampak ragu untuk memasuki ruang sekretariat kampus yang dimasukinya tadi. Tak sengaja Ujang berpapasan dengan Pak Jerry

