69. Biar aku yang datang

1871 Kata

Waktu hari ini sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Vian yang sedang tertidur pulas di kamarnya, terbangun karena getaran handphone yang terletak di meja sebelah kamar tidurnya. Dari layar handphone terlihat nama Dani yang memanggilnya. Vian akhirnya segera menerima panggilan itu. "Ya, ada apa?" suara Vian masih terdengar malas. "Mas, bisa ke Rumah Sakit Saraswati sekarang? aku sudah kirim map nya" terdengar suara Dani yang terdengar cemas dari balik telepon. "Siapa yang sakit? Apa terjadi sesuatu dengan Sarah?" sahut Vian yang kemudian terbangun penuh dari tidurnya karena takut terjadi sesuatu dengan Sarah. "Sarah baik baik saja Mas, hanya saja, Mas Roy sekarang baru ditangani di Ruang Operasi," jawab Dani kemudian memberanikan diri. "Roy kenapa?" tanya Vian kemudian bergegas menga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN