Vian menolehkan pandangannya malas ke arah Elsa. "Apa aku tampak setua itu?" Vian berkata dengan nada kesal sambil menatap Elsa. "Tidak Pak, eh Tuan, emmm... " Elsa menghentikan kata katanya. "Apa sopan Pak, jika saya memanggil Mas Vian?" Elsa berbicara dengan nada yang rendah, tetapi Vian yang ada di hadapannya masih bisa mendengarnya. "Terserah kamu! Aku mau mandi, kalau kamu masih ingin sembunyi, duduk diam di sana, percuma telingamu kamu deketin ke pintu tidak akan mendengar apa apa!" Vian berjalan menuju kamar mandi setelah menyuruh Elsa duduk diam, di sofa yang tadi di dudukinya. Elsa kemudian duduk di sofa, dia melepaskan jas milik Rendy yang tadi menutupi bajunya yang basah. Kemudian dia meneliti hanphone di dalam tas nya. "Hem ternyata mati, pantesan tidak ada kabar

